Al-Quran Online, ajakan untuk mencari ampunan dan cinta Allah

<<<==ayat berikutnya

Al-Faatihah ayat ke 7

ayat sebelumnya ===>>

صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ

Klik kata warna biru menuju Quran Perkata
Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Hadits yang mungkin terkait

Halaman mushaf optimal untuk di komputer

Halaman mushaf untuk HP atau Tab


Kajian kata

ٱلْمَغْضُوبِ pada surat Al-Faatihah ayat ke 7

Bacaan dalam tulisan arab latin almaghdhûbi
Jenis kata kata benda pelaku pasif
Arti kata ٱلْمَغْضُوبِ (ia[lk]) yang dimurkai
Jumlah pemakaian kata ٱلْمَغْضُوبِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْمَغْضُوبِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata غ ض ب
huruf pertama k1=غ , huruf kedua k2=ض, dan huruf ketiga k3=ب
Makna dari kata dasar غ ض ب :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna, kemarahan, amarah, murka, berang, kegusaran, kemurkaan, kekerasan, kegemaran, kegilaan, pengamukan, gairah, semangat, nafsu, keinginan besar, amuk, kedahsyatan, kegeraman, keberangan, kebencian, dendam, sakit hati, kesebalan, kedendaman, kejengkelan, umpatan, kedongkolan, umpat, kesabaran, sifat, watak, perangai, celaan, comelan, kehebohan, kehebatan, empedu, kuaya, panas, kepanasan, tekanan, bara, babak, duka, kesedihan, duka cita, protes, limpa, kura, anak limpa, rasa benci, kerut, kebingungan, pertengkaran, percekcokan, air mata, sobekan, cabikan, bobos, lari bepat, penyakit anjing gila, gila anjing, lilin, malam, parafin, rasa masam, perasaan tersinggung, kembang api, petasan, mercon, bunga api, mercun, lereng, lerengan, tanah landai, jalur yg melandai, jalan melandai, ledakan, letusan, pembesaran

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna memarahi, menegur, menghardik, mengomel, mencaci, mencaci maki, mencomeli , menyerang, serang, menyerbu, mengecam, memecahkan, mencela, memulai, memulakan, membuat marah, mencelakan, menodai, mengotori, mengaibkan, mengeringkan dgn kertas isap, membongkar, bongkar, meretas, mengkritik, mendayung, mengayuh, bertengkar, berdayung, mengumpil, menilai, menaksir, memberi harga pd, menghitung, menganiaya, mengupas, melukai, mencambuk, mendera, mengalahkan, mencemeti, memecut, tdk menyetujui, menghukum, memberi hukuman berat, mengumpat, mencelakan , memudarkan, menyuramkan, mewarnai, melumuri, melumurkan, mengotorkan, mencemari, mencemarkan, melumangkan, menjadi busuk, membusuk, menajiskan, menjelekkan, mengolesi, membaluri, mengoleskan, membuat cacat, membuat cacad, menghapus, mencoret, mencoreng, merusakkan, merusak, mencap, menandai, mengecap, memalukan, memutihkan mata, memperkejikan, melihat, menempatkan, terpandang, menyesatkan, menyalahgunakan, mengaspal, menyala kecil, bekerja serampangan, mengasap, mengasapi, mengaburkan, menjadi kabur, membuat noda kotor, merobek, mencabik, menghancurkan, menyobek, mengoyakkan, memulaskan, memulas, memalit, menodai , mengamuk, meluap, membabi buta, menggalak, bercabul, menggelora, bersimaharajalela, melereng, menjalar, berdiri pd kaki belakang, membuat bingung, berkibar, memarahkan, jengkel, marah, menggertak, berbicara dgn keras, menyombongkan, berlagak, marah-marah, membuat kasar permukaannya, menjadi kasar permukaannya, beribut, meribut, melaporkan, mengadukan, mengakhiri, mengkhianati, menyalahkan, menyesalkan, menyesali, mencacat, mengias, mempersalahkan, memprotes, mengutuk, menentang, memperkecil, memperendah, mengulit, mencomeli, menolak, tdk setuju, mendakwa, mengejek, mencemoohkan, membusukkan, tdk mempercayai, menghilangkan gengsi, memfitnah, mempergunjingkan, mempergunjing, mencari kesalahan, mengumpat tanpa alasan, mencerca, naik kereta api, menista, memagari, meremang, siap berperang, penuh, berbulu tegak, berbulu berdiri, menandakan, memanggang, terpanggang, membakar, menggoreng tanpa minyak, memperapikan, mendidih keluar, meluap-luap, menggerutu, mengomeli, mengata-ngatai, menjadi layu, menjengkelkan hati, menggugat, menggelar, menutupi dgn batu tulis, mendaftarkan sbg calon, mencatat

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar غ ض ب dalam AlQuran 24 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 17 kali, dipakai kata kerja sebanyak 7 kali

Kajian kata : 1 ٱلْمَغْضُوبِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْمَغْضُوبِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata ٱلْمَغْضُوبِ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْمَغْضُوبِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْمَغْضُوبِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

5. kata benda pelaku pasif : kata ٱلْمَغْضُوبِ ini merupakan jenis kata benda pelaku pasif yang merupakan kata benda yang diberi beban atau kata benda yang dikenai pekerjaan atau aktivitas atau kata benda yang mendapat sasaran atau pelaku yang sudah dijamin kepastian tidak-tanduknya

Pemakaian kata dasar غ ض ب pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

غَضَبِىغَضَبَغَضَبٍغَضَبٌبِغَضَبٍ
وَغَضَبٌمُغَٰضِبًاغَضْبَٰنَغَضِبُوا۟غَضِبَ
ٱلْمَغْضُوبِٱلْغَضَبُوَغَضِبَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلْمَسْكَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٍ مِّنَ الـلَّـهِ
dan telah ditimpakan atas mereka kehinaan dan kenistaan dan mereka kembali dengan kemurkaan dari Allah
Al-Baqarah:61بِغَضَبٍ
فَبَآءُو بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ
maka mereka kembali dengan kemurkaan atas/terhadap kemurkaan
Al-Baqarah:90
فَقَدْ بَآءَ بِغَضَبٍ مِّنَ الـلَّـهِ وَمَأْوَىٰهُ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ
maka sesungguhnya dia kembali dengan kemurkaan dari Allah dan tempatnya neraka jahanam dan amat buruk tempat kembali
Al-Anfaal:16
وَبَآءُو بِغَضَبٍ مِّنَ الـلَّـهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلْمَسْكَنَةُ
dan mereka kembali dengan kemurkaan dari Allah dan telah ditimpakan atas mereka orang-orang lemahan / miskin
Ali-Imran:112
وَلَٰكِن مَّن شَرَحَ بِٱلْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِّنَ الـلَّـهِ
akan tetapi barang siapa (ia) melapangkan dengan kakafiran dada maka atas mereka kemurkaan dari Allah
An-Nahl:106غَضَبٌ
إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ ٱلْعِجْلَ سَيَنَالُهُمْ غَضَبٌ مِّن رَّبِّهِمْ
sesungguhnya orang-orang yang (kalian) mengambil/menjadikan anak-anak lembu kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari tuhan mereka
Al-A'raaf:152
أَفَطَالَ عَلَيْكُمُ ٱلْعَهْدُ أَمْ أَرَدتُّمْ أَن يَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبٌ
apakah panjang/terlalu lama atas kalian janji ataukah apakah (kalian) kehendaki bahwa menghalalkan atas kalian kemurkaan
Thaahaa:86
عِندَ رَبِّهِمْ وَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ
disisi tuhan mereka dan atas mereka kemurkaan dan bagi mereka penyiksaan sangat keras/berat
Asy-Syuura:16
فَبَآءُو بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ
maka mereka kembali dengan kemurkaan atas/terhadap kemurkaan
Al-Baqarah:90غَضَبٍ
وَٱلْخَٰمِسَةَ أَنَّ غَضَبَ الـلَّـهِ عَلَيْهَآ
dan yang kelima bahwasanya (kami) (ia) murka Allah diatasnya
An-Nuur:9غَضَبَ
فَيَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبِى وَمَن يَحْلِلْ عَلَيْهِ غَضَبِى فَقَدْ هَوَىٰ
maka halal/menimpa atas kalian kemurkaan-ku dan barangsiapa (ia[lk]) halal/menimpa atasnya kemurkaan-ku maka sesungguhnya terbenam
Thaahaa:81غَضَبِى
فَيَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبِى وَمَن يَحْلِلْ عَلَيْهِ غَضَبِى فَقَدْ هَوَىٰ
maka halal/menimpa atas kalian kemurkaan-ku dan barangsiapa (ia[lk]) halal/menimpa atasnya kemurkaan-ku maka sesungguhnya terbenam
Thaahaa:81
قَوْمًا غَضِبَ الـلَّـهُ عَلَيْهِم مَّا هُم مِّنكُمْ وَلَا مِنْهُمْ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
kaum (ia) memurkai / marah Allah atas mereka tidak mereka dari kamu dan tidak dari mereka dan mereka mengetahui
Al-Mujaadilah:14غَضِبَ
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَوَلَّوْا۟ قَوْمًا غَضِبَ الـلَّـهُ عَلَيْهِمْ
wahai orang-orang yang (mereka) beriman jangan memalingkan kaum (ia) memurkai / marah Allah atas mereka
Al-Mumtahinah:13
وَإِذَا مَا غَضِبُوا۟ هُمْ يَغْفِرُونَ
dan apabila apa-apa (mereka) marah mereka memberi ampun
Asy-Syuura:37غَضِبُوا۟
فَرَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوْمِهِۦ غَضْبَٰنَ أَسِفًا
maka (ia [lk]) kembali Musa kepada kaumnya kemarahan duka-cita / penyesalan
Thaahaa:86غَضْبَٰنَ
وَلَمَّا رَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوْمِهِۦ غَضْبَٰنَ أَسِفًا وَلَا تَجْعَلْنِى مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
dan setelah (ia [lk]) kembali Musa kepada kaumnya kemarahan duka-cita / penyesalan dan jangan jadikan aku bersama kaum orang-orang yang dzalim
Al-A'raaf:150
وَذَاٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ
Zun Nun (Yunus) tatkala (ia) lenyap orang yang dalam keadaan marah lalu dia menyangka bahwa tidak kuasa atasnya
Al-Anbiyaa':87مُغَٰضِبًا
وَغَضَبٌ أَتُجَٰدِلُونَنِى فِىٓ أَسْمَآءٍ سَمَّيْتُمُوهَآ أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُم
dan kemurkaan apakah kamu akan mendebatku pada, di, dalam nama-nama (kalian) menamakannya kalian[lk] dan bapak-bapak kalian
Al-A'raaf:71وَغَضَبٌ
مِّن ذَٰلِكَ مَثُوبَةً عِندَ الـلَّـهِ مَن لَّعَنَهُ الـلَّـهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ
dari itu[tg.lk] (ia[pr]) yang dibalas disisi Allah orang (ia) mengutukinya Allah dan memurkai atasnya
Al-Maidah:60وَغَضِبَ
وَغَضِبَ الـلَّـهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَ وَسَآءَتْ مَصِيرًا
dan memurkai Allah atas mereka dan (ia) mengutuk mereka dan telah sediakan bagi mereka neraka jahanam dan seburuk-buruk tempat kembali
Al-Fath:6
وَغَضِبَ الـلَّـهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُۥ
dan memurkai Allah atasnya dan (ia) mengutuknya
An-Nisa:93
وَلَمَّا سَكَتَ عَن مُّوسَى ٱلْغَضَبُ أَخَذَ ٱلْأَلْوَاحَ
dan setelah (ia [lk]) diam/reda dari Musa kemarahan / kemurkaan (ia) mengambil/mengazab batu tulis
Al-A'raaf:154ٱلْغَضَبُ
غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ
selain/tanpa (ia[lk]) yang dimurkai atas mereka dan tidak orang-orang yang sesat
Al-Faatihah:7ٱلْمَغْضُوبِ
غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ
selain/tanpa (ia[lk]) yang dimurkai atas mereka dan tidak orang-orang yang sesat
Al-Faatihah:7