<<<==ayat berikutnya | Arraad ayat ke 4 | ayat sebelumnya ===>> |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
Kajian kata | وَجَنَّٰتٌ pada surat 13.Arraad ayat ke 4 Juz ke : 13 Halaman : 249 Baris ke : 10 pada mushaf Quran Madinah |
Bacaan dalam tulisan arab latin | wajannâtun |
Arti kata wajannâtun ( وجنات ) | surga |
Jenis kata وَجَنَّٰتٌ | kata benda abstrak atau sifat Pemakaian jenis kata ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata وَجَنَّٰتٌ | 2 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata وَجَنَّٰتٌ tersusun dari suku kata | ج-ن-ن Penggunaan kata dasar ج-ن-ن ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ج-ن-ن pada AlQuran | 201 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 201 kali. Rinciannya ada disini Kata dasar ج-ن-ن ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ج-ن-ن pada AlQuran | 50 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ج-ن-ن Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata marah, e, sakit akal, yg gemar sekali, jin, hantu, jembalang, جن, setan, iblis, tuyul, sampul, sarung, tutup, perlindungan, kedok, selimut, tudung, kulit, kain penutup, ulas, selongsong, kelumun, pelupuk, perkulitan, deking, ular, naga, pengkhianat licin, kegilaan, penyakit gila, taman, kebun, kebon, firdaus, sorga, janat, penyakit jiwa, kerasukan, kesurupan, kemasukan, kemasukan setan, kesetanan, selap, majenun, janin, embrio, kandungan Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menjadi gila, menggila, menjadi rusak, menjadi kusut, menutupi, mencakup, menutup, meliputi, melindungi, menakuti, mengerikan, menyeramkan, mengejuntukan, mendahsyatkan, menakuntukan, melingkupi, menempuh, melapisi, membukut, meliput, menyungkup, mengulas, mengulasi, memperlarikan, menyamak, menabiri, memperlindungkan, memperlindungi, menangkupkan, mengalasi, mengalas |
Kajian kata وَجَنَّٰتٌ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender perempuan : kata وَجَنَّٰتٌ ini digolongkan dalam kata yang bergender perempuan. 3 gender laki-perempuan : untuk kata وَجَنَّٰتٌ ini dapat digunakan untuk menerangkan laki-laki atau perempuan. 4 subyek : kata وَجَنَّٰتٌ ini berposisi sebagai subyek, ditandai dengan akhiran una 5 subyek : kata وَجَنَّٰتٌ ini berposisi sebagai subyek, yang ditandai dengan akhiran u atau un. 6 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat ber surga , beserta, atau dapat pula ber surga demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber surga . adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber surga demi. 7 kata benda abstrak atau penamaan : kata وَجَنَّٰتٌ ini masuk dalam kelompok kata yang sering digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud ( surganya benya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan Allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra. Kata وَجَنَّٰتٌ ini sering digunakan untuk menerangkan penamaan suatu obyek, kondisi, keadaan atau situasi. 8 kata benda jamak perempuan : kata وَجَنَّٰتٌ ini masuk dalam jenis kata benda untuk jamak teratur untuk jenis perempuan |