<<<==ayat berikutnya | YaaSiin ayat ke 5 | ayat sebelumnya ===>> |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
Kajian kata | الْعَزِيزِ pada surat 36.YaaSiin ayat ke 5 Juz ke : 22 Halaman : 440 Baris ke : 7 pada mushaf Quran Madinah |
Bacaan dalam tulisan arab latin | al'azîzi |
Arti kata alXazîzi ( العزيز ) | sangat perkasa |
Jumlah pemakaian kata ٱلْعَزِيزِ | 18 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata الْعَزِيزِ tersusun dari suku kata | ع-ز-ز Penggunaan kata dasar ع-ز-ز ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ع-ز-ز pada AlQuran | 120 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 117 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 3 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ع-ز-ز pada AlQuran | 22 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ع-ز-ز Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata bantuan, pertolongan, tolong, pembantu, uluran, sandaran, pembantuan, penyantunan, sambung tangan, inayah, pelantak, alat pemukul, alat pelantak, biri-biri jantan, pengangkutan, tubuh, semen, plester, plombiran, hubungan kawan, tambahan, pengingkaran. Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mendorong, membantu, menolong, bantu, menyumbang, membela, menyantuni, menuntun, mempertenggangkan, memperlapang, penuh, berlimpah-limpah, membenturkan, melanggarkan, menyerodok, menghantam, memukul, memukulkan, mendorong kuat-kuat, memukul-mukul, menopang, menahan, menyokong, menyangga, mengalami, meneruskan, menderita, membenarkan, memperpanjang, memungkinkan, membawa, mengatasi, mengangkat, memuat, menguasai, mempunyai, menjual, mencapai, menggotong, memenangkan, jual, meloloskan, memastikan, meyakinkan, menegaskan, mempertegas, memperteguhkan, menetapkan, mengukuhkan, meneguhkan, menguatkan, mendukung, memperkuat, memperteguh, memperkukuhkan, memperkukuh, membaptiskan, membabtiskan, mempertetapkan, mempertetap, memberikan, menyampaikan, mengulurkan, merentangkan, mementang, membabarkan, memperluas, membentang, meluaskan, mengulur, mengembangkan, memperbesar, memperbanyak, membesarkan, memperbanyakkan, sampai, menjangkau, menawarkan, menganjurkan, memperdalam, menghampar, memperluaskan, menawari, melanjuntukan, menggapaikan, memperkembangkan, membangun, membuat, mendirikan, membina, membangunkan, mendasarkan, membikin, memperbuat, memperdirikan, mempererat, menyemen, menggabungkan, menyatukan, mengkonsolidasikan, mempertebal, bersatu, mengkonsolodir, memperketat, membantu perkembangan, memelihara, merawat, mendidik, melancarkan, menebalkan, menegarkan, memperlancar, mempertegar, menambah, menambahkan, mempertinggi, meninggikan, menaikkan, memajukan, mendukung, menggalakkan, menyelenggarakan, memangkatkan, mendorongkan. |
Kajian kata الْعَزِيزِ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender laki-laki : kata الْعَزِيزِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata الْعَزِيزِ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki. 4 kata yang memiliki makna sangat : kata الْعَزِيزِ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam sangat perkasaan tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja. 5 keterangan : kata الْعَزِيزِ ini digunakan untuk menerangkan obyek sebelumnya yaitu تَنزِيلَ 6 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata الْعَزِيزِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah. 7 kata benda atau kata sifat : kata الْعَزِيزِ ini dapat digunakan untuk menerangkan suatu kata sifat atau kata benda abstrak, jika kata ini digunakan untuk menerangkan kata benda maka kata bendanya merupakan jenis kata benda abstrak. |