Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
<title>Arti سُوٓءِ AlQuran Perkata, AlQuran dan Tafsir, Al Quran dan Terjemah, atau makna سوء
<<<==ayat berikutnya

Az-Zumar ayat ke 47

ayat sebelumnya ===>>

وَلَوْ أَنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مَا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُۥ مَعَهُۥ لَافْتَدَوْا۟ بِهِۦ مِن سُوٓءِ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَٰمَةِ وَبَدَا لَهُم مِّنَ الـلَّـهِ مَا لَمْ يَكُونُوا۟ يَحْتَسِبُونَ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata سُوٓءِ pada surat 39.Az-Zumar ayat ke 47
Juz ke : 24 Halaman : 463 Baris ke : 14 pada mushaf Quran Madinah
Bacaan dalam tulisan arab latin sû-i
Arti kata sû-i ( سوء )buruk
Jenis kata سُوٓءِkata benda abstrak atau sifat

Pemakaian jenis kata ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata سُوٓءِ2 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata سُوٓءِ tersusun dari suku kata س-ي-ا

kata dasar س-ي-ا ini huruf hijaizah yang kedua yaitu ي yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

kata dasar س-ي-ا ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu ا yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

Penggunaan kata dasar س-ي-ا ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
س-ي-ا pada AlQuran
167 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 134 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 33 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar س-ي-ا pada AlQuran59 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar س-ي-ا

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata tak berguna, capai, habis, terganggu, lelah sekali, tdk keruan, peluru, suntikan, injeksi, foto, potret, penembak, lemparan, sloki, pemain, ledakan, orang, mimis, seloki, percobaan, gotri, gerakan cepat, dugaan, terkaan, teguk minuman keras, pelemparan, rekening, bon., buruk, jahat, jelek, busuk, salah, gawat, susah, malang, tdk enak, bapet, peluru, suntikan, injeksi, foto, potret, penembak, lemparan, sloki, pemain, ledakan, orang, mimis, seloki, percobaan, gotri, gerakan cepat, dugaan, terkaan, teguk minuman keras, pelemparan, rekening, bon.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
mengisi senapan, berbuat salah.
Kajian kata سُوٓءِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 gender laki-laki : kata سُوٓءِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata سُوٓءِ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4 kata benda abstrak atau penamaan : kata سُوٓءِ ini masuk dalam kelompok kata yang sering digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (buruknya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan Allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra. Kata سُوٓءِ ini sering digunakan untuk menerangkan penamaan suatu obyek, kondisi, keadaan atau situasi.

5 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata سُوٓءِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Disclaimer / penafian