<<<==ayat berikutnya | Az-Zukhruf ayat ke 45 | ayat sebelumnya ===>> |
وَسْـَٔلْ مَنْ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رُّسُلِنَآ أَجَعَلْنَا مِن دُونِ الرَّحْمَٰنِ ءَالِهَةً يُعْبَدُونَ |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
Kajian kata | رُّسُلِنَآ pada surat 43.Az-Zukhruf ayat ke 45 Juz ke : 25 Halaman : 492 Baris ke : 12 pada mushaf Quran Madinah |
Bacaan dalam tulisan arab latin | rusulinâ |
Arti kata rusulinâ ( رسلنا ) | rasul-rasul kami |
Jumlah pemakaian kata رُّسُلِنَآ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata رُّسُلِنَآ tersusun dari suku kata | ر-س-ل Penggunaan kata dasar ر-س-ل ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ر-س-ل pada AlQuran | 513 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 383 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 130 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ر-س-ل pada AlQuran | 142 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ر-س-ل Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata pesuruh, suruhan, caraka, utusan, duta, wakil, pengabar, loper, pengantar, nabi, rasul, tukang ramal, bentara, pewarta, penyiar, guru suatu ajaran, upas. Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mengutus, memperjanjikan, menyuruh, mengabarkan, mengantar, mengantarkan, menyiarkan. |
Kajian kata رُّسُلِنَآ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 jamak tidak teratur : kata رُّسُلِنَآ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, rasul-rasul kaminya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya. |