<<<==ayat berikutnya | Adz-Dzaariyaat ayat ke 45 | ayat sebelumnya ===>> |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
Kajian kata | مُنتَصِرِينَ pada surat 51.Adz-Dzaariyaat ayat ke 45 Juz ke : 27 Halaman : 522 Baris ke : 11 pada mushaf Quran Madinah |
Bacaan dalam tulisan arab latin | muntashirîna |
Arti kata muntashirîna ( منتصرين ) | orang-orang yangdalam kondisi ditolong |
Jenis kata مُنتَصِرِينَ | kata benda pelaku aktif Pemakaian jenis kata ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata مُنتَصِرِينَ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata مُنتَصِرِينَ tersusun dari suku kata | ن-ص-ر Penggunaan kata dasar ن-ص-ر ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ن-ص-ر pada AlQuran | 158 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 90 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 68 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ن-ص-ر pada AlQuran | 88 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ن-ص-ر Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata jaya, wijaya, kewijayaan, keberhasilan, hasil, jaya, wijaya, kewijayaan, keberhasilan, hasil, kejayaan, keagungan, kebanggaan, keindahan, cahaya kemuliaan, pohon salam, kemenangan , sukses, kesuksesan, hasil baik, keberhasilan , pukulan, ketulan, tindakan yg mengenai sasaran, prestasi, pencapaian, hasil yg dicapai, hasil yg diperoleh, kemasyhuran, penghargaan umum, hasil positif, ucapan semoga saudara berhasil Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menang, berhasil, menjadikan bangga, membuat berhasil, membuat indah, membuat kemuliaan, membuat kesuksesan |
Kajian kata مُنتَصِرِينَ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender laki-laki : kata مُنتَصِرِينَ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 obyek : kata مُنتَصِرِينَ ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna 4 kata benda jamak laki-laki : kata مُنتَصِرِينَ ini merupakan kata benda untuk jamak laki-laki |