Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : malik dengan nomor hadits : 715

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ أَنَّ أَبَاهُ كَانَ إِذَا طَافَ بِالْبَيْتِ يَسْعَى الْأَشْوَاطَ الثَّلَاثَةَ يَقُولُ اللَّهُمَّ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَا وَأَنْتَ تُحْيِي بَعْدَ مَا أَمَتَّا يَخْفِضُ صَوْتَهُ بِذَلِكَ

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :أمتا

Arti kata amtân ( أمتا )yang tinggi
Jumlah pemakaian kata أَمْتًا1 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata أَمْتًا tersusun dari suku kata ا-م-ت

kata dasar ا-م-ت ini huruf hijaizah yang pertama yaitu ا yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

Penggunaan kata dasar ا-م-ت ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
ا-م-ت pada AlQuran
1 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 1 kali. Rinciannya ada disini

Kata dasar ا-م-ت ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ا-م-ت pada AlQuran1 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ا-م-ت

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
menyalahkan, mempersalahkan, mencela, menyesali, mengaibkan, mencacat, mencelakan
Kajian kata أَمْتًا ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 gender laki-laki : kata أَمْتًا ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3 obyek : kata أَمْتًا ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna

4 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata أَمْتًا ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

5 Diawalii kataa menerangkan bukan atau tidak : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu وَلَآ digunakan untuk memberitahukan kondisi sebaliknya dari kata أَمْتًا (yaitu menyatakan bukan/tidak أَمْتًا). ciri kata وَلَآ yang digunakan untuk menyatakan bukan hal ini dikenal dengan cara melihat konsonan_k3 dari kata أَمْتًا adalah konsonan_k3 tidak bersukun atau tidak kehilangan huruf nun untuk jamak una. perlu diketahui bahwa kata وَلَآ dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak atau bukan. dalam kondisi ini وَلَآ digunakan untuk menyatakan bukan atau tidak.

6 kata sifat untuk penekanan : kata ini memiliki bentuk kata penekanan dengan dicirikan adanya imbuan ân pada konsonan_k3

Disclaimer / penafian