Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : muslim dengan nomor hadits : 4719

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ كَذَّابًا

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :الكذب

Arti kata alkadziba ( الكذب )kedustaan / kebohongan
Jumlah pemakaian kata ٱلْكَذِبَ13 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata الْكَذِبَ tersusun dari suku kata ك-ذ-ب

Penggunaan kata dasar ك-ذ-ب ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
ك-ذ-ب pada AlQuran
282 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 125 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 157 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ك-ذ-ب pada AlQuran65 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ك-ذ-ب

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata dusta, bohong, kedustaan, letak, bidaah, pernyataan bohong

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
berbohong, berbaring, berdusta, terletak, berada, bohong, terbentang, ada
Kajian kata الْكَذِبَ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 obyek : kata الْكَذِبَ ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna

3 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata الْكَذِبَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

Disclaimer / penafian