Hadits riyawat : bukhari dengan nomor hadits : 6612
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ بَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ وَأَمَرَهُمْ أَنْ يُطِيعُوهُ فَغَضِبَ عَلَيْهِمْ وَقَالَ أَلَيْسَ قَدْ أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تُطِيعُونِي قَالُوا بَلَى قَالَ قَدْ عَزَمْتُ عَلَيْكُمْ لَمَا جَمَعْتُمْ حَطَبًا وَأَوْقَدْتُمْ نَارًا ثُمَّ دَخَلْتُمْ فِيهَا فَجَمَعُوا حَطَبًا فَأَوْقَدُوا نَارًا فَلَمَّا هَمُّوا بِالدُّخُولِ فَقَامَ يَنْظُرُ بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ قَالَ بَعْضُهُمْ إِنَّمَا تَبِعْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِرَارًا مِنْ النَّارِ أَفَنَدْخُلُهَا فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ خَمَدَتْ النَّارُ وَسَكَنَ غَضَبُهُ فَذُكِرَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ دَخَلُوهَا مَا خَرَجُوا مِنْهَا أَبَدًا إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوفِ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :المعروف
Arti kata almaXrûfi ( المعروف ) | yang dibaikkan |
Jumlah pemakaian kata ٱلْمَعْرُوفِ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata الْمَعْرُوفِ tersusun dari suku kata | ع-ر-ف Penggunaan kata dasar ع-ر-ف ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ع-ر-ف pada AlQuran | 71 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 44 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 27 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ع-ر-ف pada AlQuran | 34 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ع-ر-ف Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata kebiasaan, kelaziman, konvensi, rapat, perjanjian, aturan, peraturan, pemerintahan, kekuasaan, kaidah, undang-undang, mistar, kecakrukan, belebas, persetujuan, ketentuan, kongres, konperensi, pemakaian, pakaian, adat kebiasaan, gelagat, keadaan badan atau jiwa, rupa, adat istiadat, istiadat, langganan, yg dibuat menurut pesanan, tradisi, penyerahan, penggunaan, eksploitasi, guna, kegunaan, penerapan, pergunaan, faedah, untung, bentuk, wujud, formulir, format, kondisi, sosok, blanko, keadaan, susunan, tata krama, kelakuan baik, kelakuan sopan santun, blangko, raut, gaya, tokoh, surat isian, cetak, tingkat pd sekolah menengah, bangku tanpa sandaran, bangun, kecerdasan, kecerdikan, akal, angkuh, acara, konstitusi, tubuh, keadaan jasmani, keadaan jasmaniah, keadaan badan, pembawaan tubuh, undang-undang dasar, yg membuat menurut pesanan, kegaliban. Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menggunakan, memakai, mempergunakan, tahu, mengetahui, maklum, kenal, mengenal, mengerti, mafhum, paham, menguasai, pandai, menghabiskan, mengeksploitasi, mengeksploitir, membubuhi, memerintah, merajai, mengendalikan, memutuskan, mengepalai, mengenakan, membentuk, merupakan, melatih, terbentuk, mewujud, memperbuat, menetapkan, menjelaskan, menegaskan, mempertegas, mengartikan, membatasi, memberi definisi, mempertetap, mempertetapkan, memperhinggakan, menyadari, mewujudkan, mencapai, memberi, memberitahukan, menginsafi, menjelmakan, sadar, memahami, mendapatkan, mendapat, mendapati, menemukan, menempatkan, menetap, insaf, melakukan, memakbulkan, memperlakukan, menyelesaikan, mengatur, merapikan, menghitung, memperhitungkan, memecahkan, mengampukan, menggarisi, memperkenalkan, mengenalkan, mempersahabatkan, kenalkan, memistar. |
Kajian kata الْمَعْرُوفِ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender laki-laki : kata الْمَعْرُوفِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata الْمَعْرُوفِ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki. 4 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata الْمَعْرُوفِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah. 5 kata benda pelaku pasif : kata الْمَعْرُوفِ ini merupakan jenis kata benda pelaku pasif yang merupakan kata benda yang diberi beban atau kata benda yang dikenai pekerjaan atau aktivitas atau kata benda yang mendapat sasaran atau pelaku yang sudah dijamin kepastian tidak-tanduknya |