Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : ibnu-majah dengan nomor hadits : 3938

حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ هِلَالٍ الصَّوَّافُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ غَيْلَانَ بْنِ جَرِيرٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ رِيَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَاتَلَ تَحْتَ رَايَةٍ عِمِّيَّةٍ يَدْعُو إِلَى عَصَبِيَّةٍ أَوْ يَغْضَبُ لِعَصَبِيَّةٍ فَقِتْلَتُهُ جَاهِلِيَّةٌ

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :الوارث

Arti kata alwâritsi ( الوارث )yang mewarisi
Jumlah pemakaian kata ٱلْوَارِثِ1 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata الْوَارِثِ tersusun dari suku kata و-ر-ث

kata dasar و-ر-ث ini huruf hijaizah yang pertama yaitu و yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

Penggunaan kata dasar و-ر-ث ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
و-ر-ث pada AlQuran
35 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 9 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 26 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar و-ر-ث pada AlQuran27 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar و-ر-ث

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata turunan, harta peninggalan, kematian, kemangkatan, kehendak, hasrat, kemauan, wasiat, surat wasiat, permintaan, surat warisan, pemberian warisan, waris, pewarisan, harta pusaka

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
memberi, berunding, membicarakan, menganugerahkan, berbuat, berhitung, menyewakan, memberi warisan, minta nasihat, merancang, merencanakan, memikirkan, menemukan, mendapatkan, memikir, memerlukan, mengharuskan, menyebabkan perlu, membawakan, berkehendak, mau, dapat, harus, mungkin, biasa, sudi, mewariskan, mewasiatkan, memaksakan, barangkali
Kajian kata الْوَارِثِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 gender laki-laki : kata الْوَارِثِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata الْوَارِثِ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata الْوَارِثِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

5 kata benda pemegang hak : kata الْوَارِثِ ini masuk dalam jenis kata benda pemagang otoritas atau hak dari sesuatu, yang dicirikan dengan adanya tambahan alif panjang di huruf pertama. dalam tata bahasa arab kata benda pelaku aktif ini sering disebut dengan isim maf'ul

Disclaimer / penafian