Hadits riyawat : ahmad dengan nomor hadits : 22632
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي عُثْمَانَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ أَنَّ ابْنَ جَابِرِ بْنِ عَتِيكٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ الْغَيْرَةِ مَا يُحِبُّ اللَّهُ وَمِنْهَا مَا يُبْغِضُ اللَّهُ وَمِنْ الْخُيَلَاءِ مَا يُحِبُّ اللَّهُ وَمِنْهَا مَا يُبْغِضُ اللَّهُ فَالْغَيْرَةُ الَّتِي يُحِبُّ اللَّهُ الْغَيْرَةُ فِي الرِّيبَةِ وَالْغَيْرَةُ الَّتِي يُبْغِضُ اللَّهُ الْغَيْرَةُ فِي غَيْرِ رِيبَةٍ وَالْخُيَلَاءُ الَّتِي يُحِبُّ اللَّهُ اخْتِيَالُ الْعَبْدِ بِنَفْسِهِ لِلَّهِ عِنْدَ الْقِتَالِ وَاخْتِيَالُهُ بِالصَّدَقَةِ وَالْخُيَلَاءُ الَّتِي يُبْغِضُ اللَّهُ الْخُيَلَاءُ فِي الْفَخْرِ وَالْكِبْرِ أَوْ كَالَّذِي قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :صلى
Arti kata shallâ ( صلى ) | sholat |
Jumlah pemakaian kata صَلَّىٰ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata صَلَّىٰ tersusun dari suku kata | ص-ل-و kata dasar ص-ل-و ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu و yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ص-ل-و ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ص-ل-و pada AlQuran | 99 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 78 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 21 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ص-ل-و pada AlQuran | 33 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ص-ل-و Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata doa, permohonan, sembahyang, pengharapan. Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata berdoa, memohon, meminta, mendoakan, bersembahyang, memohonkan, mengharap. |
Kajian kata صَلَّىٰ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata kerja : kata صَلَّىٰ merupakan bentuk kata kerja. dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya. selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya 2 pola kedua : adapun makna dari polakata kedua ini ( فَعَّلَ ) adalah
3 kata kerja bentuk lampau : kata صَلَّىٰ merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi. 4 kata kerja aktif : kata صَلَّىٰ ini tergolong kata kerja aktif, sholatnya subyeknya melakukan pekerjaan 5 Diawalii kataa menerangkan bukan atau tidak : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu وَلَا digunakan untuk memberitahukan kondisi sebaliknya dari kata صَلَّىٰ (yaitu menyatakan bukan/tidak صَلَّىٰ). ciri kata وَلَا yang digunakan untuk menyatakan bukan hal ini dikenal dengan cara melihat konsonan_k3 dari kata صَلَّىٰ adalah konsonan_k3 tidak bersukun atau tidak kehilangan huruf nun untuk jamak una. perlu diketahui bahwa kata وَلَا dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak atau bukan. dalam kondisi ini وَلَا digunakan untuk menyatakan bukan atau tidak. |