Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : AbuDaud dengan nomor hadits : 4082

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَقَبَةَ بْنِ مَصْقَلَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْغُلَامُ الَّذِي قَتَلَهُ الْخَضِرُ طُبِعَ كَافِرًا وَلَوْ عَاشَ لَأَرْهَقَ أَبَوَيْهِ طُغْيَانًا وَكُفْرًا

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :طغيانا

Arti kata thughyânân ( طغيانا )kedurhakaan
Jumlah pemakaian kata طُغْيَٰنًا4 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata طُغْيَٰنًا tersusun dari suku kata ط-غ-و

kata dasar ط-غ-و ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu و yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

Penggunaan kata dasar ط-غ-و ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
ط-غ-و pada AlQuran
39 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 26 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 13 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ط-غ-و pada AlQuran21 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ط-غ-و

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata penganiaya, penyiksa, penghambat, seorang yg kejam, pemerintahan, kekuasaan, kerajaan, firaun

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
merajalela, menyalahgunakan kekuasaan, bersimaharajalela, memerintah, menguasai, mencengkam, bertindak dgn sewenang-wenang
Kajian kata طُغْيَٰنًا ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 gender laki-laki : kata طُغْيَٰنًا ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata ُغْيَٰ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4 kata yang memiliki makna sangat : kata طُغْيَٰنًا ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam kedurhakaanan tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

5 keterangan : kata طُغْيَٰنًا ini digunakan untuk menerangkan obyek sebelumnya yaitu رَّبِّكَ

6 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata طُغْيَٰنًا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

Disclaimer / penafian