Hadits riyawat : bukhari dengan nomor hadits : 516
حَدَّثَنَا ابْنُ مُقَاتِلٍ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ بْنَ سَهْلٍ يَقُولُ صَلَّيْنَا مَعَ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ الظُّهْرَ ثُمَّ خَرَجْنَا حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَوَجَدْنَاهُ يُصَلِّي الْعَصْرَ فَقُلْتُ يَا عَمِّ مَا هَذِهِ الصَّلَاةُ الَّتِي صَلَّيْتَ قَالَ الْعَصْرُ وَهَذِهِ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّتِي كُنَّا نُصَلِّي مَعَهُ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :عم
Arti kata Xamma ( عم ) | dari/tentang |
Jumlah pemakaian kata عَمَّ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Makna dari penggunaan kata harf عَمَّا | kata عَمَّا merupakan gabungan dari pada kata kata عَن yang bermakna dari atau berasal serta kata مَا yang artinya apapun atau apa saja. Sehingga makna dari gabungan kedua kata tersebut عَمَّا adalah dari apa. |
Kajian kata عَمَّ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata عَمَّ ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata عَمَّ ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. |