Hadits riyawat : ibnu-majah dengan nomor hadits : 2951
حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عُثْمَانَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّهُ لَمَّا فَرَغَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ طَوَافِ الْبَيْتِ أَتَى مَقَامَ إِبْرَاهِيمَ فَقَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا مَقَامُ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ الَّذِي قَالَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ { وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى } قَالَ الْوَلِيدُ فَقُلْتُ لِمَالِكٍ هَكَذَا قَرَأَهَا { وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى } قَالَ نَعَمْ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :واتخذوا
Arti kata wa(i)ttakhidzû ( واتخذوا ) | jadikanlah |
Jumlah pemakaian kata وَٱتَّخِذُوا۟ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata وَاتَّخِذُوا۟ tersusun dari suku kata | ا-خ-ذ kata dasar ا-خ-ذ ini huruf hijaizah yang pertama yaitu ا yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ا-خ-ذ ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ا-خ-ذ pada AlQuran | 273 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 15 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 258 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ا-خ-ذ pada AlQuran | 146 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ا-خ-ذ Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata pendapatan, rasa cemas, rasa sesal, rasa muak, muak, mual, ragu-ragu, resepsi, penyambutan, sambutan, jamuan, perjamuan, penerimaan tamu, penampungan, penangkapan Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mengambil, mencuri, membawa, menganggap, makan, mengira, ambil, melakukan, mengadakan, memakan waktu, menerima, menempuh, menderita, naik, menggunakan, memegang, memerlukan, mengikuti, minum, mengantar, mendapatkan, mendapati, merebut, mencapai, memperoleh, mencatat, mendapat, memenangkan, mengalihkan, menempati, menduduki, mengurangi, mencabut, jadi, memuat, menaiki, pakai, menyewa, antarkan, menyangka, mengurangkan, mencatatkan, mulai menyala, mencabuntukan, mencedok, suka, menghuni, mendiami, tinggal, mengisi, memenuhi, menyibukkan, mempergunakan, mengambil tempat, membeset, berlangsung, memilih, memetik, mengorek, mencungkil, menusuk, mencongkel, mencopet, membuka, mengalap, membului, mengumpat, mengumpulkan, berkumpul, berkerumun, memungut, berkelompok, mengumpul, menyimak, merangkul, merangkum, memeluk, menggerombol, berkesimpulan, bergumpal, memperapat, mengkerut, merasa, membuat lipatan, bernanah, menampung |
Kajian kata وَاتَّخِذُوا۟ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata seru atau kata perintah : kata وَاتَّخِذُوا۟ ini tergolong kata seru atau kata perintah. adapun yang dimaksud kata seru adalah kata anjuran, segkan yang dimaksud dengan kata perintah yaitu kata yang digunakan untuk meminta melakukan sesuatu atau menyuruh untuk melakukan sesuatu (kata perintah).2 kata kerja : kata وَاتَّخِذُوا۟ merupakan bentuk kata kerja. dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk seg atau akan terjadi bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk formatnya tergantung dari waktu kejadiannya. selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk formatnya tergantung juga pada pelakunya 3 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat bermakna DAN, beserta, atau dapat pula bermakna demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini bermakna DAN. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini bermakna demi. 4 pola kata kelima : adapun makna dari pola kata kelima ( تَفَعَّلَ ) adalah:
5 pelaku : kata وَاتَّخِذُوا۟ ini merupakan bentuk dari kata seru atau kata perintah. kata ini memerintah orang kedua jamak (kalian) 6 pelaku yang diperintah : kata وَاتَّخِذُوا۟ ini masuk dalam kelompok kata perintah yang digunakan untuk menerangkan perintah atau kata seru yang ditujukan kepada orang kedua jamak (kalian) |