Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
<<<==ayat berikutnya

An-Nahl ayat ke 76

ayat sebelumnya ===>>

وَضَرَبَ الـلَّـهُ مَثَلًا رَّجُلَيْنِ أَحَدُهُمَآ أَبْكَمُ لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَىْءٍ وَهُوَ كَلٌّ عَلَىٰ مَوْلَىٰهُ أَيْنَمَا يُوَجِّههُّ لَا يَأْتِ بِخَيْرٍ هَلْ يَسْتَوِى هُوَ وَمَن يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَهُوَ عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata بِالْعَدْلِ pada surat An-Nahl ayat ke 76
Bacaan dalam tulisan arab latin bi(a)l'adli
Arti kata bi(a)lXadli ( بالعدل )dengan adil
Jenis kata بِالْعَدْلِkata benda abstrak atau sifat

Pemakaian jenis kata ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata بالعدل6 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kataبِالْعَدْلِ tersusun dari suku kata ع-د-ل

Penggunaan kata dasar ع-د-ل ini pada AlQuran ada di sini

Makna dari kata dasar ع-د-ل Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata peradilan, adalat, kelurusan, kewajaran, kejujuran, kelayakan, kanan, tepat, benar, cocok, betul, baik, segera, persis, hak, sebelah kanan, sama, setara, sejajar, sederajat, seimbang, setaraf, sama rata, rata, kebenaran, kebajikan, hal berbudi, keserasian, uniformitas, keadaan rata, sikap tdk memihak, persamaan, kegenapan, alasan, sebab, akal, budi, karena, akal budi, lantaran, argumen, pokok, pertimbangan yg sehat, kocokan, pengocokan, seretan kaki, pemeriksaan, perubahan susunan, pengocokan kembali<.br> Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata meluruskan, menyamai, memadai, mengimbangi, menyesuaikan, mengatur, menyetel, membetulkan, melaraskan, menepatkan, menerapkan, menyelesaikan, mengurus, membenar, menerap, menterap, mengubah, bertukar-tukar, merubah, permak, berunding, bermusyawarah, mempunyai akal, dpt berpikir, memikir-mikir, menyeret, mengocok kartu, menyelundupkan, berjalan dgn menyeret kaki, berjalan dgn kaki terseret, mengesot, menipu, mendaya, memperdaya, memperbaiki, menetapkan, memasang, menentukan, mengarahkan, memusatkan, merapikan, diservis, merevisi, meninjau kembali, menyamakan, menyerupakan, mempersamakan, mempersama-samakan, menyusun, mengadakan, mengeset, menata, melenggarakan, menyelenggarakan, mengusahakan, mengarang, mengubah dgn memperbaiki, mengocok kembali, memenuhi syarat, memberi sifat.
Kajian kata بِالْعَدْلِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 imbuan : kata بِٱلْعَدْلِ ini memiliki imbuan bi ( بِ ). imbuan bi ( بِ ) ini dapat berarti dengan, untuk, agar, kepada, merupakan. imbuan bi ( بِ ) ini jika diikuti kata yang memiliki kata dasar yang bisa ditasrifkan maka akan mengakibatkan konsonan_k3 berupa kasrah (i) jika bi ( بِ ) ini tidak akan memiliki pengaruh jika diikuti oleh kata tergolong dalam kata harf. imbuan bi ( بِ ) ini hanya dipakai untuk kata benda dan harf saja.

2 memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda بِٱلْعَدْلِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3 kata benda abstrak : kata بِٱلْعَدْلِ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

4 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata بِٱلْعَدْلِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Disclaimer / penafian